NYALANYALI.COM – KPK bukan nasi goreng, tentu saja. Tak gampang meracik lembaga ini dan tersaji sampai hari ini. Jadi janganlah semudah menghabiskan sepiring goreng nasi.
Otak atik lembaga antirasuah tak sudah-sudah, dari yang kereng angker dengan capaian mentereng ciduk koruptor, penyuap, penilap gràtifikasi dan uang rakyat tak ada ampun. Sampai UU KPK baru dirancang dan diterapkan, lemah lunglai, pamor dipertaruhkan.
Banyak nama besar pernah ada di KPK, bahkan sampai ini hari masih ada pejuang di dalamnya. Entah nanti, atas nama proses seleksi menjadi ASN beberapa pejuang disingkirkan atau didepak atas nama sistem yang sistemik.
Para laskar terakhir di KPK masih bercokol sampai ini hari. Mereka bukan kelas coro pegawai pemeras dan penerima suap koruptor kemarin. Mereka yang tak kenal kata kongkalikong untuk koruptor. Mereka yang membuat nama KPK berkibar di tempat lembaga paling dipercaya publik sampai belakangan hari.
Ini permainan terakhir, ketika orang-orang serupa Thanos sekongkol menjadikan KPK seperti lembaga lainnya. Sekadar ada tapi tak punya taji dan nyali. Hanya kursi-kursi tak berarti.
4 Mei 2021
S. DIAN ANDRYANTO
Penulis #sayabelajarhidup

