NYALANYALI.COM – Semula berencana mau masak. Bukan menu besar siy, menu biasa keseharian saja. Saya juga bukan tipe ibu yang betah berlama-lama di dapur. Setidaknya olahan dari tempe, telur atau ayam. Untuk ikan, anak- anak kurang suka, meskipun sesekali saya perlukan juga untuk menyediakan menu ini untuk mereka.
Eh tiba tiba teringat, gas di rumah sudah habis. Sebelum ke tempat langganan, saya kontak melalui WhatsApp terlebih dahulu, memastikan bahwa gas tersedia. Olala, jawaban diseberang sana saya harus antri waiting list karena meskipun gas belum tersedia, yang sudah titip dan bayar yang akan didahulukan, dan itu sudah puluhan.
Ah sudahlah, kita jalan-jalan saja. Penawaran saya ternyata disambut antusias oleh anak -anak di rumah. Let’s go tujuan seperti biasa, bermain dan belajar di balai RW yang letaknya tak jauh dari rumah. Di balai RW selain ada beberapa ayunan, di lantai dua tersedia peralatan dan perlengkapan untuk belajar seperti buku gambar, crayon, kertas origami, puzzle, buku buku bacaan dll.
Balai RW ini memang tempat favorit anak-anak. Disana juga bisa bertemu dan berkenalan dengan beberapa anak yang biasanya juga bermain di balai RW, bermain bola biasanya.
Kami akan pulang menjelang waktu sholat Dzuhur dan dalam perjalanan pulang sekalian membeli makanan beberapa bungkus untuk mengisi perut yang sudah mulai keroncongan. Pilihan pun cukup beragam, menu Padang, pecel, nasi rames atau yang berkuah kuah macam soto, bakso, sop, tersedia.
Asyik dan seru juga, dibawa santai dan tidak perlu dibawa stress. Saya harus terus menjaga kewarasan agar psikologis anak-anak juga tetap sehat dan aman.
“Sampai rumah nanti setelah sholat dan makan, kita ngumpulin kayu kayu yang ada disamping rumah yuk, bunda mau coba masak pakai kayu bakar”
“Horeee mauuuu…” kompak mereka menjawab
Apa saja, apalagi sesuatu yang terbilang baru bagi mereka selalu seru dan menyenangkan.
Biarkan mereka menikmati dunianya tanpa ikut-ikutan kalut dengan ketiadaan gas yang tak jelas rimbanya. Berdoa saja semoga situasi di negeri ini segera pulih.
Yogya, 17 feb 2025
Fauzah Romadhon Khomsah

