INI BUKAN DI MARS….

NYALANYALI.COM – Oranye pekat menyelimuti. Sejauh mata memandang hanya warna jingga. Di ujung jalan hingga langit terjauh, oranye saja warnanya. Rumah-rumah seperti warna serupa, jingga saja. Semua yang tampak jingga semua.

Ini bukan di Planet Mars seperti di film-film. Terlalu jauh membayangkannya. Ini di Kalimantan. Di negeri kita sendiri. Pekat sekali.

Di Pusat, para pejabat sibuk menata kekuasaaan, tak mau meihat paru-paru anak di sana sesak semua. Para petinggi bicara tak juntrung asal menguap, tak mau melihat landak dan orang utan yang terbakar. Para oligarki masih tertawa karena cuaca disalahkan bukan upaya melebarkan lahannya, tak malu sedikit saja tangan mereka yang membuat hingga Kalimantan dan Sumatera.

Para influencer atau pemengaruh entah ke mana. Mereka yang mendapat viewers berjuta banyaknya dari rakyat jelata, tba-tiba diam sejuta bahasa, seperti satu komando, jangan bicara kebakaran hutan. Mereka yang kerap hura-hura dan asyik masyuk mendekati penguasa, bungkam berselimut kenyamanan diri sendiri saja.

Para konten kreator hanya mampu membuat konten soal gosip atau konten yang tertawa-tawa saja, atau pamer kekayaannya atau berenang dalam peti penuh uang. Pendukung penguasa sejak kampanye entah di mana, mungkin dibekap ketiak rezim hingga diam-diam saja.

Mereka yang harusnya bersuara karena logaritma mengejar mereka sehingga suaranya berserakan ke mana-mana. Soal kebakaran hutan tak mereka sentuh sama sekali. Satu komando, diam saja jika masih ingin dekat yang berkuasa.

Jingga pekat berpuluh-puluh hari menyelimuti Kalimantan tercinta. Bukan di Mars sana.

Kau masih diam saja?

S. DIAN ANDRYANTO

Bagikan :

Advertisement