RETORIKA KAH…

NYALANYALI.COM – Seharian ada di pondok labu dalam rangka mengunjungi sahabat-sahabat adalah bagian dari upaya telusuri hidup sambil mengunjungiMu.

Perhari ini semua mengalir seperti air.
Ketakutan-ketakutan tentang masa depan jadi perbincangan sepanjang hari.
Dan hidup….
memang bagai secarik puisi.
Terang temaram gelap berwarna-warni.

Terasa berwarna-wani karena semua dapat menafsirkannya secara berbeda-beda.
Kemudian menyikapi hari tua sebagai berkah bukan celaka.
Tidak ber-obsesi lagi bukan berarti mati..
Tidak memiliki keinginan lagi bukan berarti sudah habis masa hidupnya.

Bagi siapa saja yg gandrung dengan hidup dan kehidupan..
Akan membuang segala sesuatu yg dirasa memberatkan diperjalanan berikut…
setelah dipilih dan dikunyah-kunyah..
Supaya tak tersisa saripatinya

Seharian ada di pondok labu..
nyanyian itu telah bermetamorfosa dari sekedar pelipur lara menjadi tuntunan.
Logika dengan segala kerendahan hatinya mundur selangkah ke belakang.

Seharian ada di pondok labu telah terjadi kontemplasi berjamaah.

DIMAS BUDI SUSILO

Bagikan :

Advertisement