JANGAN…

Jangan pernah merasa kecil, meskipun banyak orang sekitar mengecil-ngecilkan kita. Karena mereka tak tahu betapa besarnya kita tak cukup dalam pikirannya yang sempit.

Jangan menjadi ayam mati di lumbung padi sendiri. Merasa tercukupi karena sepetak lumbung itu saja yang terlihat setiap hari. Betapa luasnya sawah di luar sana, tak terbatas jumlah padinya berlumbung-lumbung banyak jumlahnya.

Jangan takut hadapi hidup, hingga berbuat yang hatimu pun tak turut. Bukan dirimu diciptakan jika bisanya merendahkan lainnya, seolah tinggimu telah mampu menyundul langit singgasana.

Jangan jadi katak dalam tempurung, merasa hebat hanya di kandang sendiri. Bangga membuat dadamu membesar setiap hari berisi sombong yang tak terobati. Makin besar merasa diri, akhirnya meletus dan mengempes tak dihargai.

Jangan ciut nyali, meski orang sekitarmu berisi para pembenci. Tak ada lagi hal berguna yang bisa mereka lakukan, selain meniup racun bagi sesama para pembenci.

Jangan takut mengejar mimpi, sesulit apapun jalannya ini. Pertanda harapan ada di hati, tak putus asa kemudian menghindar lari. Asal tak menyikut kanan – kiri, karena itu bukan ciri manusia sejati.

Jangan lupakan masa kanak-kanak, ketika semua serba enak. Menangis minuman datang. Merengek makanan jelang. Lewat sudah itu masa. Kini kerja tak perlu merengek-rengek. Sekarang karya tak perlu drama air mata.

Jangan lupakan tawamu saat tangismu datang. Jangan lupakan tangismu saat engkau terbahak-bahak pula.

Jangan pernah merasa kecil, meskipun banyak orang sekitarmu, mengecil-ngecilkan dirimu, percayalah karena mereka tak punya hati sebesar milikmu.

(dari kami untuk yang terpinggirkan)

S. DIAN ANDRYANTO
#sayabelajarhidup

Bagikan :

Advertisement