NYALANYALI.COM – Ada yang mengharukan di antara gelak tawa dan reuni “the angry young man” dalam peluncuran dua buku, “Autobiografi Erros Djarot” dan “Apa Kata Sahabat Erros Djarot”, di Midaz Golf Senayan, kemarin. Sambil menahan tangis, Mas Eros memanggil abang sulungnya, Slamet Raharjo, yang dipapah naik panggung. Mereka berdua menyanyi sebuah lagu lama.
Itu setelah Mas Eros pidato lalu ngobrol dengan istrinya, Mbak Dewi. “Saya percaya Eros suami setia, tapi dia juga pemuja keindahan. Dan jangan lupa, saya putri diplomat lho,” kata Mbak Dewi yang membuat ngakak hadirin. Sepasang buah hati keduanya yang jadi pembawa acara, Banyu Biru dan Sekar Putih, menimpali sebelumnya dengan canda, “Kami dua anak mereka yang resmi tercatat.”
Cucu Mas Eros yang lucu dan cantik, Janitra, menyanyi lagu gubahan Eyang Kakungnyanya ketika melepas Eyang Putrinya kuliah doktor di Universitas Sorbonne, Paris, Prancis, “Selamat Jalan Kekasih”. Bocah ini suka dininabobokan tembang indah ini menjelang tidur. Tak heran mutiara dalam hidup Mas Eros semasa tua ini akhirnya hafal.
Putra sulung Bung Karno, Guntur Soekarnoputra, kerap nyeletuk yang mengundang gerr undangan. “Kalau Mega mau datang, undang aja langsung,” ujar Mas Tok. “Sudah diundang, tapi katanya ada acara keluarga. Tapi keluarganya malah ada di sini,” sahut Mas Eros.

Relasi Megawatiwati Soekarnoputri dan Eros Djarot memang salah satu cerita menarik yang ditunggu dalam dua buku ini. Awak yang sudah dikirimi editornya, Mas Anis, salah satu buku, “Apa Kata Sahabat Eros Djarot”, telah membaca 650 halaman tribute itu. Ada kisah Mas Eros didepak suami Mega, mendiang Taufik Kiemas, dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, sebab terlalu dekat dengan istrinya.
Tak banyak yang menarik dari 72 tulisan buku tersebut. Awak hanya menandai 23 penulis yang bagus. Berarti cuma sekitar 30% yang apik. Kebanyakan mengulang anak-anak ruhani Mas Eros: kaset “Badai Pasti Berlalu”, film “Tjoet Nya’ Dhien”, tabloid “DeTik”, serta aktivismenya sebagai “gerilyawan politik”. Itu pun tanpa menyinggung album-album solonya: “Kembalikan Masa Depanku”, “Manusia-manusia”, CD aransemen orkestra Andi Rianto, dan CD religinya.
20, Oktober 2025
RAMDAN MALIK

