NYALANYALI.COM, Kisah – Ini kisah ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) saat menerima makanan dari Rumah Langit.
Gimbal nama yang diberi untuk dia, karena rambutnya memang gimbal. Ia tinggal di gedung kosong. Bertetangga dengan Rumah Langit.
Gimbal sering jalan-jalan. Namun selalu kembali ke gedung kosong tersebut. Dia sepertinya sedang menunggu kedatangan Rumah Langit untuk memberi makan. Kalau sudah tak tahan lapar, Gimbal akan mondar mandir di depan rumah langit.
Rumah Langit sudah paham. Lansung diberi makanan. Setiba disana, Pipi Lumbantobing dari Rumah Langit lansung memanggil. “Bang Gimbal, makan yuk.”
Dia dengar suara yang sudah akrab di telinganya. Dia langsung bergerak menuju kami. Kalau yang lain memanggil kuyakin pasti tidak bergerak. Itulah kekuatan cinta kasih. ODGJ bisa memahami.
Saya turun dari sepeda motor. Menunggu Gimbal. Setibanya di sana, saya berusaha mengajak komunikasi namun tidak berhasil. Gimbal hanya diam memperhatikan dengan tatapan tajam.
Gimbal sulit diajak bicara. Akhirnya saya berikan makanan dan minuman. Diterimanya. Kemudian dia berbalik kembali ke rumah kosong.
Gimbal pernah diberi pakaian layak dari Rumah Langit, namun Gimbal tidak mau diganti pakaiannya. Dia sudah nyaman dengan pakaian apa yang dia kenakan seperti ini.
PALTI HATOGUAN PANJAITAN
Siantar – Sumatera Utara

