pohon rindangku, berguguran daunmu sedikit layu rembulan tua, setengah pudar warna yang bercahaya senyum kembali, jangan lagi sembunyi ayo menari senyum kembali rembulanku berseri teranglah…
Selanjutnya REMBULANKUKategori: Karya
ENDGAME
NYALANYALI.COM – KPK bukan nasi goreng, tentu saja. Tak gampang meracik lembaga ini dan tersaji sampai hari ini. Jadi janganlah semudah menghabiskan sepiring goreng nasi.…
Selanjutnya ENDGAMESENYUM
Senyum adalah kunci, yang mampu membuka pintu semua hati Senyum adalah senjata, untuk memenangkan pergulatan jiwa Senyum adalah pesan, yang bisa disampaikan pada setiap keadaan…
Selanjutnya SENYUMSOCRATES
Bercermin pada pemikiran klasikSocrates berjuang membebaskan diriterpikat kepada kesenangan materimelekat pada cara pandang duniawi. Sadar akan kuatnya pemikiranniscaya mengagungkan perasaanangan-angan melekat pada kebodohanada kemenangan kalau…
Selanjutnya SOCRATESWanita-Wanita Mandiri
Menjadi wanita mandiri dan berdaya itu sudah menjadi prinsipku sejak dahulu kala, bahkan sebelum menjadi bagian komunitas dan organisasi perempuan manapun juga. Bahkan dulu banget,…
Selanjutnya Wanita-Wanita MandiriTALAK TIGA
NYALANYALI.COM, Cerita – “Kalau tidak sanggup kasih makan anak saya, bilang! Jangan diam-diam begini!” ujar pak Maksum sambil menggendong putrinya dari rumah suaminya. Setiap ada…
Selanjutnya TALAK TIGASENYUMMU
Gulungan ombak setinggi pohon kelapa pernah kuhadapi, dilautan luas Kepulauan Natuna. Tak bisa berenang aku. Terbang dengan pesawat kecil melintasi hutan-hutan gelap Papua pernah kujalani.…
Selanjutnya SENYUMMULAILATUL QODAR
Lafad-Mu menghiasi masjid – masjid rumah-Mu A lam memberi tanda keagungan-Mu I slam adalah agama yang Haq L embaran pahala terhampar di malam itu A…
Selanjutnya LAILATUL QODARSECUIL
Sesungguhnya sangat mudah bagi Tuhan untuk membuat segalanya tenteram dan damai. Tuhan maha pengasih maha penyayang. Keadilan dan ilmu Tuhan tak ada bandingannya dan tak…
Selanjutnya SECUILYANG LALU
ada yang selalu kita tinggalkan setahun, sebulan, sehari, sejam, semenit bahkan sedetik yang lalu betapa apapun “rasa” yang menyertainya, tak kuasa dapat mengembalikanya. hanya “rindu”…
Selanjutnya YANG LALU