Terik mentari itu tidak menyurutkan semangat Mbah Waris untuk menarik gerobak kecilnya. Dia menunggu beberapa saat isteri cantiknya untuk bersolek mengenakan kebaya. Dirasa cukup dan…
Selanjutnya Tetap SetiaBLOG
Mak Niti Seorang Diri
Dingin menembus tulang, entah berapa kali wanita tua itu sibuk membetulkan letak selimutnya, kulit tangan yang berkeriput, jari-jari rapuh menunjukkan bahwa dia telah hidup dibanyak…
Selanjutnya Mak Niti Seorang DiriSebuah Hadiah Dari Tuhan: “Arkana”
Satu tahun yang lalu baru aku mengenal seorang Ibu yang penuh semangat dalam hidupnya. Yang menjadi ketertarikanku ia selalu menunjukkan keseharian yang penuh ceria. Senyum…
Selanjutnya Sebuah Hadiah Dari Tuhan: “Arkana”Penjaga Batu Berukir dari Lereng Sembrani
Enam tahun berlalu, tumpukan batu berukir itu masih menunggu. Di sudut halaman sekolah ia ditempatkan. Misterinya tetap melekat, belum terjawab hingga kini. Apa mau dikata,…
Selanjutnya Penjaga Batu Berukir dari Lereng SembraniMbah Gimah, Penjahit dari Pasar Kota Gede
Pagi itu aku mengunjunginya, di sebuah los di sudut pasar Kotagede.” Mbah, ganti retsleting bisa? ” tanyaku sambil mengeluarkan celana panjang.” Bisa, tapi Simbah belikan…
Selanjutnya Mbah Gimah, Penjahit dari Pasar Kota GedeBocah Penangkap Cacing Dari Seberang Laut
Hari sudah pagi, sirna gelap malam. Cahaya makin terang. Terbangun dari dunia mimpi, menuju dunia yang diimpikan. Sinar Sang Surya semakin memanas, hari itu memang…
Selanjutnya Bocah Penangkap Cacing Dari Seberang LautMaria Magdalena Putri Takpala
Bocah itu tersenyum malu. Sesekali ia memandang mamanya yang tengah memakai tenun ikat, dan aksesori khas lainnya. Sesekali ia tak tertarik apapun, diam dengan pandangan…
Selanjutnya Maria Magdalena Putri Takpala